Diskusi

Hukum Bacaan Saat Nun Mati atau Tanwin Bertemu dengan Huruf Fa adalah…

79
×

Hukum Bacaan Saat Nun Mati atau Tanwin Bertemu dengan Huruf Fa adalah…

Sebarkan artikel ini
Hukum Bacaan Saat Nun Mati atau Tanwin Bertemu dengan Huruf Fa adalah…

Dalam dunia ilmu tajwid yang menjadi bagian penting dalam membaca Al-Qur’an, ada banyak aturan dan hukum yang perlu dipahami dan diaplikasikan dengan benar. Salah satunya adalah hukum bacaan saat Nun Mati atau Tanwin bertemu dengan huruf Fa. Tajwid ini memegang peranan penting dalam menjaga keelokan serta kebenaran dalam melafalkan setiap ayat Al-Qur’an.

Nun Mati dan Tanwin

Sebelum memahami hukum bacaan saat Nun Mati atau Tanwin bertemu dengan huruf Fa, penting untuk mengetahui apa itu Nun Mati dan Tanwin.

Nun Mati adalah nun yang berada di akhir kata dan tidak diikuti oleh huruf apa pun. Sedangkan Tanwin adalah tanda baca yang berada di akhir suatu kata, biasa dikenal dengan simbol ‘an, ‘in, ‘un’.

Aturan Bertemu dengan Huruf Fa

Ketika Nun Mati atau Tanwin bertemu dengan huruf Fa, maka berlaku hukum “Idgham Bilaghunnah” atau penggabungan dengan dengung. Ini berarti, huruf Nun Mati atau Tanwin yang bertemu dengan huruf Fa akan dilebur menjadi huruf Fa dan dilafalkan dengan dengung, tidak perlu menyebutkan nun atau tanwin itu sendiri.

Contoh penggunaannya dalam Al-Qur’an adalah dalam surah An-Nas ayat 3.

مِن شَرِّ الْوَسْوَاسِ الْخَنَّاسِ

Di dalam ayat ini, kata ‘al-waswasi’ (Nun Mati) diikuti oleh ‘al-‘ (Fa). Maka, Nun Mati dari kata ‘al-waswasi’ akan dilebur ke dalam ‘al-‘ dan dilafalkan dengan dengung. Dengan demikian, kita membaca ‘al-waswasi-l-‘ dan bukan ‘al-waswasi al-‘.

Pentingnya Mengikuti Hukum Bacaan

Mengikuti hukum bacaan saat nun mati atau tanwin bertemu dengan huruf fa sangat penting. Selain menjaga keindahan bacaan, mengikuti hukum bacaan juga penting agar makna yang disampaikan tetap tepat. Sebagai umat Islam, menjaga kualitas dan kebenaran dalam membaca Al-Qur’an harus menjadi prioritas utama.

Oleh karena itu, memahami dan menerapkan aturan dan hukum dalam tajwid bukanlah hal yang sepele. Sebaliknya, itu merupakan bagian penting dari penghormatan dan penghambaan kita kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala melalui Al-Qur’an-Nya.

Celakalah bagi mereka yang melalaikan aturan dan hukum dalam membaca Al-Qur’an. Mari kita selalu berusaha memperdalam dan mempraktikkan ilmu tajwid dalam membaca dan menghafal Al-Qur’an.