Diskusi

Bagian dari Pemrograman yang Tidak Memiliki Standar Baku adalah

82
×

Bagian dari Pemrograman yang Tidak Memiliki Standar Baku adalah

Sebarkan artikel ini
Bagian dari Pemrograman yang Tidak Memiliki Standar Baku adalah

Dalam dunia pemrograman, terdapat banyak aspek yang telah distandarisasi, seperti sintaks bahasa pemrograman, pustaka fungsi, dan protokol komunikasi. Namun, terdapat beberapa bagian di dalam pemrograman yang belum memiliki standar baku. Mengenal dan memahami bagian ini dapat membantu kita dalam menghadapi tantangan dan membuat keputusan yang tepat saat mengembangkan aplikasi.

1. Penulisan Kode

Penulisan kode bisa menjadi bagian yang sangat subjektif dan bisa bervariasi tergantung pada preferensi setiap individu yang bekerja pada proyek tersebut. Beberapa aspek yang tidak memiliki standar baku meliputi:

  • Indentasi: Terdapat berbagai cara untuk melakukan indentasi pada kode, seperti dengan menggunakan spasi atau tab. Setiap tim atau developer mungkin memiliki preferensi yang berbeda dalam hal ini.
  • Penamaan variabel dan fungsi: Tidak ada standar baku untuk menamai variabel dan fungsi, sehingga penamaan ini bisa sangat bervariasi antara satu proyek dengan proyek lainnya.
  • Komentar: Komentar adalah cara developer untuk menyampaikan informasi tambahan tentang kode yang telah ditulis. Tidak ada standar baku mengenai bagaimana dan kapan penulisan komentar harus dilakukan.

2. Arsitektur Aplikasi

Dalam mengembangkan aplikasi, arsitektur perangkat lunak yang digunakan bisa sangat bervariasi tergantung pada preferensi dan kebutuhan tim yang membuatnya. Beberapa contoh bagian arsitektur yang tidak memiliki standar baku meliputi:

  • Pola desain (design pattern): Walaupun terdapat banyak pola desain yang telah dikenal dan digunakan secara luas, tidak ada standar baku yang mengatur penggunaannya. Tim pengembang akan memilih pola yang dianggap paling tepat untuk aplikasi yang sedang dikembangkan.
  • Struktur folder dan penyimpanan kode: Tidak ada ketentuan yang baku mengenai bagaimana struktur folder dan penyimpanan kode dalam sebuah proyek harus dibuat.

3. Proses Pengembangan

Proses pengembangan perangkat lunak juga termasuk dalam bagian yang tidak memiliki standar baku. Beberapa contoh meliputi:

  • Metodologi pengembangan: Terdapat berbagai metodologi pengembangan yang telah digunakan oleh berbagai tim, seperti Agile, Waterfall, atau Scrum. Setiap tim bebas memilih metodologi yang dianggap paling sesuai untuk proyek yang sedang dikerjakan.
  • Manajemen versi: Walaupun banyak tim menggunakan alat pengelolaan versi seperti Git, tidak ada standar baku mengenai bagaimana proses manajemen versi harus dilakukan. Ini termasuk bagaimana struktur branching, pemberian tag, dan penulisan commit message.

Kesimpulan

Meskipun banyak aspek pemrograman yang telah distandarisasi, terdapat beberapa bagian yang tidak memiliki standar baku. Hal ini mencakup penulisan kode, arsitektur aplikasi, dan proses pengembangan. Memahami keberadaan bagian ini akan membantu kita dalam menghadapi tantangan dan membuat keputusan yang tepat saat mengembangkan aplikasi.