Diskusi

Apa yang Menyebabkan Sepeda Dapat Berhenti Saat Direm?

74
×

Apa yang Menyebabkan Sepeda Dapat Berhenti Saat Direm?

Sebarkan artikel ini
Apa yang Menyebabkan Sepeda Dapat Berhenti Saat Direm?

Ada beberapa alasan mengapa sepeda dapat berhenti saat kita menekan rem. Teknologi dan fisika bekerja sama untuk membuat sistem pengereman yang efektif dan andal. Mari kita Telusuri apa yang terjadi ketika Anda menekan tuas rem pada sepeda Anda.

Faktor Fisika

1. Gesekan

Dalam situasi apa pun, gesekan antara dua permukaan adalah yang membuat sesuatu berhenti bergerak. Dalam konteks sepeda, saat rem ditekan, bantalan rem (biasanya terbuat dari karet atau komposit serat lainnya) meremas roda sepeda, menciptakan gesekan yang cukup kuat untuk melambatkan dan berhenti.

2. Hukum Newton

Ketika kita menekan rem, apa yang terjadi adalah aplikasi sederhana dari Hukum Newton yang kedua dan ketiga. Hukum kedua mengatakan bahwa gaya yang diterapkan pada benda sama dengan massa benda dikalikan dengan percepatannya. Dengan kata lain, sepeda (dan penunggangnya) memiliki massa, dan rem menerapkan gaya untuk mengurangi percepatan (dalam hal ini, gerakan maju).

Hukum Newton yang ketiga, yang berbunyi “untuk setiap aksi ada reaksi yang sama dan berlawanan,” juga berlaku di sini. Ketika rem menerapkan gaya pada roda, roda memberikan perlawanan yang sama pada rem, yang berarti menimbulkan tarikan yang akan mengerem gerakan.

Komponen Mekanikal

1. Rem Sepeda

Ada beberapa jenis sistem rem yang biasa digunakan pada sepeda, yaitu rem cantilever, rem V-brake, rem disk mekanik, dan rem disk hidrolik. Semua jenis ini bekerja dengan prinsip yang sama: ketika tuas rem ditekan, itu menarik kabel (baut pada rem mekanik, minyak pada rem hidrolik) yang mendorong bantalan rem ke roda.

2. Bantalan Rem

Bantalan rem adalah bagian pada mekanisme rem yang melakukan kontak langsung dengan roda sepeda. Biasanya terbuat dari bahan seperti karet atau campuran serat lainnya, yang menciptakan gesekan terhadap roda saat ditekan. Bantalan rem yang aus atau kurang tebal bisa berdampak pada seberapa efektif rem sepeda bekerja.

3. Tuas Rem

Tuas rem adalah bagian yang ditekan oleh rider untuk mengerahkan tekanan pada bantalan rem. Tuas ini terhubung ke bantalan rem melalui kawat atau, dalam beberapa kasus, sistem hidrolik.

Untuk merangkum, apa yang menyebabkan sepeda dapat berhenti saat direm adalah perpaduan antara prinsip-prinsip fisika dan desain mekanik yang menciptakan gesekan antara bantalan rem dan roda sepeda. Namun, keefektifan sistem pengereman tersebut juga tergantung pada perawatan rutin dan penyesuaian yang tepat dari komponen-komponen ini.